Artikel

SPODEX, Mungkinkah?

By: Adi Yusnida

 

Di tengah situasi perekonomian yang kurang menggairahkan seperti saat ini, banyak investor yang mengalihkan investasinya ke pasar modal. Tingginya inflasi dan rendahnya suku bunga beberapa waktu lalu merupakan sebagian faktor pemicunya, di samping stabilitas nilai rupiah yang masih meragukan.

Menilik besarnya arus modal yang menyerbu bursa-bursa di Indonesia baik pasar modal maupun pasar uang belakangan ini, sempat tercetus ide di benak saya tentang wadah atau bursa baru yang lain dari yang lain, yang bisa mengakomodir bidang olahraga terutama yang populer alias disukai banyak kalangan, tetapi masih belum terakomodir oleh bursa-bursa yang sudah lebih dulu ada.

Tentu saja bursa ini nantinya juga akan melibatkan perputaran uang yang besarnya tidak bisa diremehkan, Anda tentu telah banyak membaca banyak referensi tentang besarnya jumlah uang yang dipertaruhkan dalam Piala Dunia 2006 yang sedang berlangsung di Jerman saat ini, dan kita tentu masih ingat era undian olahraga berhadiah seperti Porkas ataupun SDSB jaman Orde Baru dulu.

Saya yakin semua orang pasti pernah melakukan kegiatan olahraga, dari yang amatiran hingga yang pro, dari yang dilakukan perseorangan maupun secara team ataupun berpasangan

.

 

 

 

 

Olahraga, terutama yang melibatkan orang lain, pada prinsipnya adalah sebuah permainan atau game, sehingga disukai semua kalangan tua dan muda. Bagi Anda penggemar olahraga populer seperti sepak bola, basket, baseball, dan lain sebagainya, tentu sedikit banyak tahu soal “pasar taruhan” (untuk selanjutnya kita sebut saja “bursa independen”) yang tidak bisa dipisahkan dari permainan atau pertandingan olahraga itu sendiri.

“Bursa independen” sebenarnya memiliki beberapa kesamaan dengan “bursa resmi” seperti pasar modal atau pasar uang, di antaranya adalah adanya pihak penyelenggara seperti market maker, dealer, commission house, dan lain sebagainya.

 

Ada pula pesertanya yaitu investor baik investor institusi maupun perorangan. Kesamaan lain adalah sama-sama menganut prinsip Zero Sum Game, walaupun tidak mutlak dalam artian pasti ada pihak yang kalah dan ada pihak yang menang (walaupun nominalnya belum tentu sama, dan bisa terjadi antara sesama peserta maupun antara peserta dengan pihak penyelenggara), dan masih banyak lagi kesamaan lain bila mau ditelusuri lebih jauh.

 

Next Page

 

 

Want to Quote this Article? here's the Official Link

http://episods.googlepages.com/spodex(1)

 

 

Tautan 

Pembaca dalam subyek ini juga akan tertarik pada

The Investing Secrets of Warren Buffett
 
 
Investasi Forex Modal Beha
Mulai dapatkan Gain dari Forex dengan modal mulai 10$